Waspada, Ini Bahaya Penggunaan Obat Lambung dalam Jangka Panjang

Masalah lambung merupakan masalah yang cukup banyak diderita oleh banyak orang. Masalah lambung ini juga dianggap cukup remeh oleh sebagian pihak. Hal ini dikarenakan banyak orang yang belum paham jika penyakit lambung dapat menyebabkan kematian jika sudah mencapai tahap kronis. Masalah lambung yang cukup parah akan menyebabkan penderitanya menjadi ketergantungan pada obat lambung. Ternyata penggunaan obat lambung secara terus-menerus menimbulkan efek berbahaya bagi kesehatan. Berikut merupakan penjelasan tentang obat lambung beserta kegunaannya serta efek negatif yang ditimbulkan jika mengkonsumsi obat lambung secara terus-menerus.

Fungsi Obat Lambung

Penyakit lambung atau yang biasa disebut maag dan dispepsia merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan penyakit yang terjadi pad organ lambung. Penyakit ini memiliki beberapa gejala yang sangat umum terjadi pada penderitanya, seperti merasakan mual, muntah, kembung, dan nyeri pada usus. Gangguan pencernaan ini dapat disebabkan oleh berbagai hal, seperti infeksi bakteri, jam makan yang tidak teratur, pemilihan makanan yang berantakan dan asal-asalan, terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang terlalu pedas dan asam, serta efek samping penggunaan obat NSAID. Keadaan ini dapat diatasi dengan memilih asupan makanan yang lebih baik dan bermanfaat bagi tubuh, mulai mengatur pola hidup sehat dengan jam makan yang lebih teratur, menghentikan obat-obatan yang dapat memicu terjadinya sakit lambung, dan yang terpenting adalah mengkonsumsi obat lambung secara bijaksana.

Seperti yang dijelaskan oleh dr. Dyah Novita Anggraini bahwa terdapat tiga jenis obat lambung yang sering dijual di apotek secara bebas dan dapat dikonsumsi oleh para penderita penyakit lambung. Berikut ini merupakan penjelasan secara detail tentang ketiga jenis obat lambung tersebut:

  1. Pronton Pump Inhibitor (PPI)

PPI adalah salah satu dari berbagai jenis obat asam lambung yang banyak ditemukan di apotek. Obat ini memiliki fungsi untuk mengurangi peningkatan asam lambung. Pronton Pump Inhibitor (PPI) ini bekerja dengan memberikan penghalang bagi kinerja sel tubuh manusia yang berfungsi untuk menghasilkan asam. Obat ini pun dapat mencegah kerusakan pada organ lambung. 

  1. Antasida 

Obat Antacid atau antasida merupakan salah satu obat yang sangat banyak dan umum dikonsumsi pada penderita penyakit asam lambung. Antasida bekerja dengan cara menetralkan asam di lambung secara cepat dan efektif. Antasida dapat diminum setelah makan, sebelum tidur, atau hanya saat gejala-gejala asam lambung muncul kembali. 

  1. H2 Receptor Blocker 

Obat jenis ketiga yang biasa sering ditemukan di apotek adalah H2 Receptor Blocker. Obat ini memiliki cara kerja yang hamper mirip dengan antasida, yaitu dengan cara mengurangi jumlah produksi asam lambung dan meredakan rasa nyeri dan sakit yang timbul tenggelam akibat dari refluks (naiknya) asam pada organ lambung.

Dari ketiga jenis obat lambung yang telah dijelaskan, H2 Receptor Blocker adalah obat yang paling jarang menimbulkan efek samping pada penderita asam lambung.

Efek Negatif Mengkonsumsi Obat Lambung secara Terus-Menerus

Mengkonsumsi obat lambung secara terus-menerus dalam jangka waktu yang Panjang dapat menyebabkan banyak efek negatif, bahkan penyakit-penyakit baru yang sangat berbahaya diantaranya adalah

  1. Kanker Esofagus 

Mengkonsumsi obat antasida secara terus-menerus akan meningkatan risiko adenokarsinoma esofagus atau kanker esofagus.  Menurut sebuah penelitian, orang yang telah menggunakan antasida OTC selama lebih dari tiga tahun (dan tidak diawasi oleh dokter spesialis) memiliki resiko yang jauh lebih tinggi menderita kanker esofagus.

  1. Kepadatan Tulang Menurun

Efek samping selanjutnya yang dapat ditimbulkan dari penggunaan obat lambung secara terus-menerus adalah menurunnya kepadatan tulang si penderita. Kondisi ini dapat menyebabkan beberapa masalah tulang, seperti osteoporosis. Seperti yang dikatakan oleh dr. Dyah Vita tentang bahaya Antasida yang mengandung aluminium, yang jika dikonsumsi berlebihan dapat mengeluarkan kalsium dan fosfat dalam tubuh.

  • Gangguan Ginjal 

Efek negatif selanjutnya yang dapat ditimbulkan dari penggunaan obat lambung dalam jangka waktu panjang adalah gangguan ginjal. dr. Dyah Vita mengatakan bahwa Proton Pump Inhibitor adalah salah satu obat lambung yang berbahaya jika dikonsumsi berkepanjangan karena dapat menyebabkan gagal ginjal.

Kesimpulan yang dapat kita ambil adalah jangan sekali-kali menggunakan obat lambung secara berkepanjangan tanpa resep dan saran dari dokter. Konsultasikan penyakit lambung kamudengan dokter dan jika kamumempunyai pertanyaan seputar gangguan lambung dan bagaimana cara mengatasinya kamudapat mengkonsultasikannya di salah satu fitur obat apps Klikdokter.com.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>